Bapakku punya hobi melukis, ia punya jiwa seni tinggi.
Jiwa seni itu menular padaku.
Sementara ibuku memiliki semangat yang luar biasa, ia sangat kokoh dalam menghadapi ujian hidup.
Aku yakin semangatku kini adalah warisan darinya.
Tahun 1995
Waktu itu aku sudah menjadi Hansip di Muara Karang, sedang ibuku jualan es buah di SDN Muara Angke.
Kadang lepas jaga aku bantu ibu ikut jualan es di sekolahan, aku jaga 24 jam sekali jadi 24 jam ada di rumah.
"Udah pulang Bu, udah sore mau hujan lagi."
"Es-nya masih banyak Mus, sayang nanti besok malah basi ga bisa dijual." Ucap ibu sambil memandang aquarium es buah yang terlihat masih banyak.
"Terus bagaimana? anak-anak sekolah pulang mana ada yang jajan Bu."
"Tungguin aja, sebentar lagi juga pulang anak-anak sekolah."
Bel pulang sekolah berbunyi, tepat dugaanku, anak-anak berlalu tanpa ada yang membeli es buah.
Wajah ibu terlihat lesu.
"Kita jualan ke bioskop yuk." Ajak ibu.
"Jualan ke bioskop? dorong gerobak sampe sana?"
"Iya yuk."
Kami berdua mendorong gerobak sampai depan bioskop nelayan Muara Angke.
Dan begitu tiba disana, hujan turun dengan lebatnya.
Ibu adalah wanita yang pantang menyerah pada keadaan, ia sangat survival menghadapi hidup.
Mampu beradaptasi dengan kondisi apapun.
Aku bisa merasakan darah itu mengalir padaku.
Hari ini.
"Mus ibukan udah sembuh, ibu kerja lagi ya?"
"Ga Bu, jangan, bukan apa-apa nanti saraf kejepit ibu kambuh lagi loh."
"Tapi ibu ga betah di rumah terus Mus, bisa stress ibu bengong aja di rumah."
"Nanti Mus iklanin lagi deh ikan asin sambel dagangan ibu, mudah-mudahan ada yang beli."
"Iya Mus, sebenernya sih mau puasa gini ibu pengen punya open sama mixer biar ibu bisa bikin kue lebaran."
"Wah iya tuh Bu, kue nastar sama kue batang keju ibu enak banget tuh, bisa tuh Bu jualan kue kering mau lebaran nanti."
"Iya Mus, tapi bingung ga ada open sama mixer, gimana bikinnya?"
"Doain aja Bu, mudah-mudahan ikan asin cucut sama madu QI Mus laris, nanti Mus beliin deh."
"Aamiin ya rabbal alaamiin, kalau gitu ibu bantu jual madu QI aja sekalian ya Mus, siapa tau laku."
"Gimana jualnya ibu?"
"Ya dikelilingin lah."
Dan ibuku pun keliling jual madu QI pada tetangga tanpa bisa dilarang.
Aku bangga pada ibuku.
Aku bangga darahnya mengalir dalam diriku.
Aku selalu bangga memiliki semangat ibuku.
Yang mau tanya-tanya harga ikan sambal ibu, bisa langsung wa saya di 085710366647
Dan yang mau ikut jualan madu QI atau mau coba khasiat madu asli bersertifikat dan bergaransi boleh wa saya di https://s.id/MADUQI
Ayo semangat.
Salam semangat.
Sumber : FB Ahmad Mustopa
Salam1HoBee MaduQi Madu Murni Garansi Rimbawan