Karman sedang memanjat pohon untuk mendekati sarang lebah ketika ia mendengar suara ledakan yang membuat beberapa pohon tumbang.
"Apa itu?" Karman berdiri di dahan pohon untuk melihat.
Karman tampak tertegun melihat pohon-pohon yang tumbang karna ledakan melayang lalu meluncur ke atas dan menghilang menembus langit.
"Apa yang terjadi? Mengapa pepohonan di hutan ini dirusak? Jangan-jangan mau dibikin kebun sawit." Gumam Karman yang langsung turun dan bergegas menuju arah keributan itu.
Kini Karman benar-benar kaget, ia mendapati makhluk berwujud manusia semut merah tampak sedang menebang pepohonan menggunakan pistol laser.
Makhluk itu berjumlah banyak, menembaki pohon hingga tumbang, lalu pohon-pohon itu melayang ke atas.
Karman yang ketakutan langsung kabur, namun suara langkahnya terdengar salah satu makhluk itu.
Makhluk itu menembak Karman, luput namun mengenai pohon di sampingnya, pohon itu tumbang dan menimpa kaki Karman.
"Aaaah... Sial." Karman berusaha melepaskan pohon yang menjepit kakinya, namun sia-sia.
Beberapa Makhluk itu mendekati Karman.
Siap menembakan senjatanya.
Namun sebelum itu terjadi cahaya menyinari Karman dan Karman hilang dalam sekejap.
-----------------------
Mata Karman terbuka, ia menatap sekeliling.
Ruangan penuh dengan peralatan yang menyala.
"Kau berada dalam pesawatku." Karman menoleh ke arah suara, ia melihat sosok makhluk hitam pekat seperti bayangan, berdiri di sisinya.
Arman langsung bangkit, dengan lutut bergetar ia menatap Makhluk di depannya.
“Siapa kamu?”
"Aku Zabi. Aku adalah Pengawas Galaxy. Aku ke bumi karna melihat pesawat Jendral Zodar ada di sini." Bayangan itu menjawab.
"Entah apa yang kamu katakan, tapi pulangkan aku!" Pinta Karman.
“Dengar anak muda, planet mu dalam bahaya. Jenderal Zodar dan Pasukan Marlon akan menguras seluruh sumber alam di planet ini!”
"Kalau itu pejabat kami juga sudah melakukannya." Karman tersenyum.
“Planet mu akan dibuat kering dan hancur, mereka mengambil semuanya, nikel, gas, batubara. Kau lihat pohon-pohon yang berterbangan itu? Mereka juga mengambil pohon-pohon.”
“Oke, aku akan lapor polisi setelah kau kembalikan aku.”
“Polisi bahkan tentara tidak bisa mengalahkan mereka, teknologi kalian belum mampu untuk itu.”
"Lalu bagaimana?" Karman keruhkan dahi.
Zabi gerakkan tangannya, Tiba-tiba Karman terdorong masuk ke dalam satu mesin yang mirip lemari.
Pintu tertutup, dalam hitungan detik cahaya menyinari dengan sangat terang.
Lalu lemari terbuka dan tubuh Karman telah berubah.
Karman keluar dari dalam lemari, sosoknya kini seperti manusia lebah.
"Kau kini menjadi Rider Lebah. Namamu Kamen Rider Qi. Dengan kekuatan itu kau bisa melawan Pasukan Marlon." Zabi menerangkan.
“Lawanlah Pasukan Marlon dan Jendral Zodar. Demi bumi. Demi anak cucu kalian.”
Kembali tangan Zabi bergerak dan cahaya menyelimuti tubuh Raider QI, lalu tubuh itu menghilang.
----------------------------
Cahaya melesat ke dalam hutan.
Langsung menerjang manusia semut yang sedang menembaki pepohonan.
"Hentikan merusak hutan! Kalian makhluk hina!" Kamen Raider Qi berdiri menghadang Pasukan Marlon.
Bersambung…